Plesiran ke Gedong Songo & Bandungan

Liburan sekolah datang lagi. Kesempatan ini tidak akan saya buang percuma. Rencana demi rencana saya buat untuk mengisi waktu libur yang cukup lama ini (3 minggu) waktu yang sangat panjang. Bersama seseorang yang selalu dihati (ceileh..  siapa  yah??..) kita sepakat untuk “plesiran” (bahasanya wong Brebes)/piknik ke beberapa tempat favorit di Semarang dan sekitarnya.

Kota Semarang memiliki banyak alternatif tempat wisata yang sangat menarik diantaranya adalah ; Lawang Sewu, Klenteng Sam Poo Kong, Tugu Muda, Gua Kreo, Masjid Agung Jawa Tengah, Pasar Johar, Pantai Marina, Gedong Songo dan  masih banyak lagi… Nah, untuk mengawali libur minggu pertama ini  kita berkunjung ke Candi Gedong Songo dan Bandungan. Ayok… Siapa yang mo ikut??? Ikuti cerita perjalanan kita mengisi liburan sekolah tahun ini…horee..

Perjalanan ke Gedong songo

Bertepatan pada hari kamis siang, 24 Juni 2010 kemaren akirnya kita sepakat untuk memulai  plesiran yang pertama, ke Taman wisata Gedongsongo.. Berbekal saku 350 ribu, kamipun meluncur ke sana menggunakan  Vixiku yang Garang untuk lebih mempermudah akses dalam perjalanan (pluss  ngiriiittttt  kaliii..). Kurang lebih perjalanan kami tempuh selama 1 jam dari Semarang, tepat pukul 15.20 sore kami tiba di Gedongsongo tanpa ada hambatan yang berat walaupun sempat terguyur hujan di daerah Ungaran, saat itu mendung dan kabut sudah setengah menyelimuti area kawasan gedongsongo. Merasakan  keadaan udara yang sangat dingin,  kami sepakat untuk mencari tempat istirahat dahulu, tapi .. setelah bertanya-tanya pada petugas parkir setempat, ternyata di sekitar area Gedongsongo hanya ada 1 hotel yang fasilitasnya tidak lebih baik, akhirnya kamipun kembali turun ke Bandungan untuk mencari tempat istirahat untuk malam ini.

Bermalam di salah satu hotel Bandungan membuat kami lebih enjoy menikmati perjalanan plesiran kali ini. Sembari menikmati udara segar sekitarnya, kami tidak lupa mencicipi 2 porsi pecel ikan lele, sebagai hidangan makan malam plus teh hangat yang manis. Alhasil.. hanya dengan kocek 22 ribu untuk; 10 ribu /porsi pecel lele ditambah 1000 /gelas  teh manis, sangat membuat perut ini kenyang setengah mati. Sesampainya di hotel, kamipun tidak tertahan berlama-lama untuk segera istirahat, agar esok bisa lebih strong and fresh melanjutkan perjalanan ke Gedongsongo.

Singkat cerita, Candi Gedong Songo terletak sekitar 1.200 meter DPL di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Desa Candi, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Kata-katanya sih…. “Gedong Songo” berasal dari bahasa Jawa “Gedong” yang berarti bangunan dan “Songo” yang berarti sembilan. Dulunya, nama kompleks candi ini disebut “Gedong Pitu” alias Gedong Tujuh, karena saat pertama kali ditemukan oleh Gubernur Jendral Raffles tahun 1740, ada 7 candi. Kemudian ditemukan lagi 2 bangunan candi sehingga disebut dengan “Gedong Songo”.Meski namanya Gedong Songo, namun cuma 5 candi saja yang masih berdiri kokoh. Empat candi lainnya cuma tertinggal puing. Semua candi ini terletak menyebar di beberapa bukit ke atas, dengan urutan candi nomor satu berada di paling bawah, kemudian berurutan hingga ke atas.

Akhirnya pagipun menjemput kami untuk segera beranjak dari tempat tidur. Setelah sarapan pagi di pasar Bandungan kami berjalan menuju ke  Gedongsongo, perjalanan ke obyek ini sangat terjal dan berkelok-kelok . Tapi dengan Vixiku yang sangar semua bisa diterjang tanpa hambatan… Alhamdulillah…

Next…Masih dalam proses edit…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: